Posted by: andersenpanjaitan | September 8, 2008

4 tanda pria siap menikah dan 4 tanda tak siap

Dengar kata menikah, apa yang ada dibenakmu. Woooww?? Ada yg bilang so sweet,ada yang bilang kudu dewasa, ada yang bilang enak kali, bahkan ada yang bilang takut ah.. Tulisan ini dikhususkan hanya buat bagi yang udah ga jomblo lagi, yang berencana menikah, dan yang pasti menikah dengan lawan jenis. Hehe.. :)) Woman in Venus and Man in Mars, yupz.. kadang cewe2 juga harus ngerti kenapa ada cowo yang biasanya udah usia menikah, tapi koq ga mau menikah juga.. Karena Pria ingin dimengerti (Lagu terbaru : Ga Ada Band). Berikut ulasan katanya gmana cara ngetahui apakah seorang cowo udah siap menikah atau blum. Katanya lo, jadi bukan kata gw..

Seorang cowo udah siap menikah ada tanda-tandanya. Yang pasti untuk siap menikah diawali dari mindset dan juga kesiapan mentalnya. Berikut tanda-tandanya :

  • Hari bersenang-senang telah berakhir

Menurut John Malloy, penulis buku Why Men Marry Some Woman and Not Others,
yang didasarkan pada survey yang dilakukannya pada 2500 pria, saat seorang
pria siap menikah, kehidupan lajang sudah tidak lagi menarik untuknya.
Malloy mewawancara pria berusia 17-70 tahun yang sedang berencana menikah;
mereka mengaku mulai kehilangan minat mengunjungi klub, cafe atau bar yang
selama ini menjadi tempat favoritnya.

  • Mandiri secara finansial

Meski pria juga memiliki jam biologis tetapi waktunya tidak sama dengan yang
terjadi pada wanita. Kebanyakan pria lebih fokus untuk sampai pada kondisi
mapan secara finansial sebelum berkeluarga. Jika ia masih berjuang atau
kewalahan memenuhi kebutuhan pribadinya, ia tidak akan mau menambah bebannya
dengan kehadiran seorang istri. Bila Anda berharap segera menikah, yang Anda
butuhkan adalah pria dewasa ; seseorang yang bisa diandalkan, yang mampu
menghidupi dirinya tanpa bantuan keluarga. Meski si dia tidak kunjung
melamar, paling tidak ia mau diajak bicara tentang komitmen atau konsep
hidup berkeluarga.

  • Ingin menjadi Ayah

Perhatikan sikapnya,bisa jadi ia memandang anak-anak dengan tatapan rindu
dan mulai sering berkata kalau suatu hari nanti Anda pasti memiliki anak
yang cantik. Jika pasangan Anda bukan pria yang suka berterus terang, coba
simak apa kata John Malloy, “kebanyakan pria ingin punya anak pada usia muda
agar ia bisa mengajarkan anak-anaknya memancing, bermain bola dan aktivitas
laki-laki lainnya”.

Dari survey yang dilakukan Malloy, ditemukan fakta bahwa usia bisa menjadi
salah satu faktor bagi pria untuk segera menikah. Pria berpendidikan
tinggi, biasanya tidak melihat pernikahan sebagai sesuatu yang serius sampai
mereka berusia 26 tahun. Dan mereka akan masuk pada tahap membutuhkan
komitmen di usia 28 sampai 33 tahun. Pria dengan jenjang pendidikan yang
memakan waktu lama seperti dokter atau pengacara, berada di puncak kebutuhan
pada usia 30 – 36 tahun. Tetapi masih menurut Malloy, ketika pria masih
melajang di usia 37, kemungkinan ia akan menikah menjadi kecil. Dan setelah
berusia 43, mungkin ia akan memutuskan untuk melajang selamanya.

  • Status pacar tetapi bersikap seperti suami

Ketika seorang pria sudah siap menjadi suami, ia akan bertingkah layaknya
seorang suami. Misalnya ia membuat rencana masa depan, memperkenalkan Anda
kepada teman-teman dan keluarganya, tidak hanya menelepon setiap hari tetapi
juga bercerita aktivitasnya hari ini secara detail dan ingin mendengar hal
yang sama dari Anda. Singkatnya, ia bersikap jujur dan terbuka.

Bila Anda tidak yakin dengan perhatian pasangan Anda, perhatikan tingkah
lakunya, dan yang terpenting pandangannya terhadap masa depan. Jika ia
berjanji menikahi Anda tetapi tidak menyebutkan waktu, atau ia sering
menghindar bilamana Anda mulai menyinggung topik masa depan, tampaknya
kemungkinan Anda untuk naik pelaminan bersamanya sangat kecil. Tetapi jangan
cuma mengira itu karena ia belum siap. Berterus teranglah kepadanya dan
sampaikan perasaan Anda, sehingga Anda bisa tahu dimana posisi Anda dalam
hidupnya. Jika ia tidak siap, maka tidak ada yang bisa mengubahnya. Untuk
kasus seperti ini, ada baiknya Anda berpikir ulang. Apakah Anda masih ingin
menunggunya ?

Ia tidak siap menikah bila :

1. Sering mengatakan tidak ingin diikat dalam tali perkawinan

Daripada membuang waktu untuk mengubah pikirannya, percaya padanya dan
segera angkat kaki.

2. Membeli mobil baru

Atau barang-barang mewah lainnya yang tidak mencerminkan kebutuhan masa
depan. Jika ia tidak dewasa dan tidak bertanggung jawab dalam mengatur
keuangannya, maka pola pikirnya masih ’saya’, bukan ’kita’.

3. Menyebut temannya yang sudah menikah “pecundang”
Jika ia ingin memiliki pasangan hidup, ia akan melihat pria dan wanita yang
membangun masa depan bersama sebagai suatu hal yang indah, bukan sebaliknya.

4. Sering membuat Anda menangis
Dan itu bukan air mata bahagia. Jika ia tidak dapat dipercaya, sering
berdusta, punya banyak Teman Tapi Mesra, lebih baik ’bercerai’ sekarang
daripada di pengadilan.


Responses

  1. betul jg sih..,mang nyatanya yang aq rasain gitu. Pasanganku mengaku belum siap menikah!!! Byk sekali alasannya. Smpe2x aq merasa itu gak masuk akal. Tp mau ninggalin takut jg coz aq kan cinta bgt ma dia

  2. ya setuju tuh dengan pernyataan di atas,,,,tapi pasangan lebih ke hal yang dah siap k arah yang sriuz,,,,,


Categories

%d bloggers like this: